Ikhtiaruntuk Menjadi Matahari Monday, February 15, 2021. Ilmu nakes baru akan keluar kalau kita bersikap demikian dan bukan sebaliknya, bersikap sok tahu apalagi sampai menghakimi. Kita butuh info yang jujur dari pihak nakes demi mengambil kesimpulan apakah mereka cukup memahami masalah menyusui dan bisa mengambil tindakan untuk
Nafaskita keluar masuk sehari semalam yaitu pada siang 12.000X dan pada malam 12.000X karena inilah jumlah jam sehari semalam 24jam, pada siang 12jam dan malam 12jam, demikianlah seperti huruf âLaa Ilaaha Illallah Muhammadur Rasulullahâ, masing-masing mempunyai 12huruf berjumlah 24huruf semuanya. .
Readthe Text Version. Pages: 1 - 50. 51 - 100. 101 - 137. B. Kejujuran dan Kasih Sayang Rasulullah saw. 1. Nabi Muhammad saw. âal-AmÂłn â Bu Guru, ini sisa Kalian tentunya sudah mempelajari kisah uang foto copy dua puluh lima nabi. Nabi Muhammad saw. pasti disebut sebagai nabi kedua puluh lima atau nabi terakhir.
melakukanpromosi, bertahan dengan bisnis yang ada, evaluasi secara berkala, Cara Membuka Usaha Sendiri di Rumah. 1. Buat perencanaan bisnis. 2. Melakukan Budgeting. Langkah Tepat Cara Membuka Usaha Sendiri di Rumah.
Tentusaja tidak sepenuhnya sesuai rencana. Yang terpenting berusaha merealisasikan semua rencana. Sedangkan untuk hasilnya, biarlah ikuti sesuai prosesnya. Keberhasilan tidak ada yang instan, semua perlu diupayakan dan diperjuangkan. Tugas kita adalah ikhtiar dan doa, agar yang Mahakuasa senantiasa memberikan kemudahan-kemudahan
Jualbeli yang dilarang dalam islam sangatlah banyak. Jumhur ulama tidak membedakan antara fasid dan batal. Dengan kata lain, menurut Jumhur Ulama, hukum jual-beli terbagi menjadi dua, yaitu jual beli shahih dan jual beli fasid. Jual beli yang diharamkan dalam islam adalah sebagai berikut : 1.
Sebagiandi antara kita mungkin menganggap bahwa hukum menuntut ilmu agama sekedar sunnah saja, yang diberi pahala bagi yang melakukannya dan tidak berdosa bagi siapa saja yang meninggalkannya.Padahal, terdapat beberapa kondisi di mana hukum menuntut ilmu agama adalah wajib atas setiap muslim (fardhu âain) sehingga berdosalah setiap orang yang
Pada postingan kali ini, Mang Ocoy mau membagikan contoh soal Penilaian Tengah Semester atau yang biasa disebut UTS/PTS pelajaran PAI Kelas 4 SD Semester Genap tahun ajaran 2020/2021. Selain contoh soal Pendidikan Agama Islam, Mang Ocoy juga membagikan kunci jawabannya. Apabila Bapak/Ibu Guru membutuhkan referensi soal-soal
Karenaitu, ketika kita menjumpai bahwa ternyata kita belum dapat mengatur dan mengekspresikan emosi kita dengan tepat, maka diperlukan motivasi yang sangat kuat dalam diri kita utk berubah dan mjd pribadi yg lebih matang secara emosi. Subhanallah. Anak yg kita miliki pd hakikatnya adalah amanah yg ALLAH berikan.
Adalahsuatu kebahagian yang sangat tinggi bagi seorang hamba apabila kita dapat beribadah dan mengabdi kepada Allah dengan penuh ikhlas. Serta dapat memberikan kebahagian kepada orangtua dan keluarga kita, kerabat, tetangga, kawan2 dan manusia lain, hanya untuk mencari ridoNya. Tapi jika dia terkena musibah atau gagal dalam usaha, maka dia
TnSyKJ. ï»żUnduh PDF Unduh PDF Mengatasi kegagalan harus dimulai dari diri sendiri. Pertama-tama, Anda harus mengatasi rasa gagal. Kegagalan dalam pekerjaan, hubungan, atau rencana yang lain mungkin membuat Anda merasa tertekan. Namun, Anda bisa mengatasi kegagalan dengan belajar menerima kekecewaan dan kesalahan yang sudah Anda lakukan. Rasa optimis yang realistis bisa membantu Anda menyusun rencana baru agar kegagalan yang lalu tidak terulang lagi. Ingatlah bahwa Anda harus menjadikan kegigihan sebagai tujuan jangka panjang agar Anda mampu beradaptasi dan berkembang.[1] Setiap kegagalan adalah peluang untuk menjadi lebih kuat dan lebih bijaksana. 1 Kenali emosi Anda. Saat mengalami kegagalan, mungkin Anda akan menyalahkan diri sendiri, merasa kecewa, dan putus asa. Kebiasaan memendam penderitaan bisa berakibat buruk bagi kesehatan, hubungan, dan menghambat keberhasilan Anda di kemudian hari. Kenali emosi yang Anda rasakan lalu beri nama, apakah Anda sedang marah, sedih, takut, atau malu.[2] Cara ini membantu Anda mengatasi emosi tanpa menyalahkan diri sendiri atau orang lain. Kenali perasaan Anda. Mengatasi atau menghilangkan kekecewaan tanpa mengenali apa yang sebenarnya Anda rasakan bisa membuat Anda akan bertindak gegabah. Kesehatan Anda akan bermasalah jika terus-menerus menekan penderitaan sebab Anda bisa mengalami penyakit kronis, kurang tidur, dan sakit jantung.[3] 2 Terimalah apa yang sudah terjadi. Setelah Anda mampu meredakan kekecewaan karena baru saja mengalami pukulan berat, berusahalah menerima apa yang terjadi. Anda akan kesulitan mengambil tindakan jika terus menyalahkan diri sendiri atau orang lain. Begitu juga jika Anda berpura-pura tidak ada kejadian penting atau tidak pernah terjadi apa-apa. Tulislah atau renungkan semua yang Anda alami, apa penyebabnya, dan apa akibatnya. Ungkapkan faktanya saja tanpa menyalahkan, menilai, atau menghakimi. Catatlah dalam buku harian atau tulislah surat untuk diri sendiri.[4] Apabila Anda kurang suka mengekspresikan perasaan melalui tulisan, carilah seseorang yang bisa Anda ajak bicara. Teman akrab, anggota keluarga terdekat, atau konselor bisa membantu Anda mengatasi keinginan menyangkal.[5] Kumpulkan pendapat dari semua pihak yang tidak memiliki keterlibatan emosional dalam masalah ini. Contohnya, teman Anda mungkin akan melihat kegagalan hubungan Anda sebagai pertanda awal adanya keretakan. Jika Anda belum bisa mengatasi keinginan menyangkal, berusahalah mencari tahu apa yang merintangi Anda. Contohnya, Anda menolak berdiskusi atau mengakui apa yang sudah terjadi, tidak mau melihat apakah Anda juga berperan dalam kegagalan ini, atau mengabaikan akibat dari masalah ini. Apa yang Anda takuti karena harus mengakui kegagalan?[6] Mungkin Anda merasa gagal karena anak Anda mengalami kecanduan narkoba, tetapi Anda tidak mau menghadapi masalah ini. Sebaliknya, Anda malah menyangkal dan tetap memberikan uang untuk membeli âbajuâ sekalipun Anda tahu bahwa anak Anda memakai uang ini untuk membeli narkoba.[7] Kenali rasa takut yang irasional atau berlebihan.[8] Apakah kegagalan membuat Anda khawatir akan dianggap sebagai orang bodoh dan payah? Apakah Anda membayangkan hanya Anda yang pernah mengalami rintangan seperti ini dan sedang dinilai? Apakah Anda khawatir orang lain akan merasa kecewa atau tidak menyukai Anda karena Anda gagal? Pikirkan apa akibatnya jika Anda bertindak dan tidak bertindak. Apa yang bisa Anda dapatkan dengan bertindak? Apa yang mungkin akan memburuk jika Anda diam saja?[9] Setelah gagal menjalin hubungan, mungkin Anda tidak mau berkencan lagi atau tidak mau mencari tahu apa penyebabnya karena ingin menghindari kekecewaan seandainya harus berpisah lagi. Anda bisa melindungi diri sendiri dari penolakan atau kekecewaan karena perpisahan dengan memilih bersikap diam saja. Akan tetapi, Anda bisa kehilangan momen menyenangkan dan kebersamaan saat berkencan. Selain itu, mungkin Anda sebenarnya sedang menolak kesempatan untuk menjalin hubungan yang bahagia di kemudian hari. Iklan 1 Pikirkan lagi secara positif. Berpikir ulang secara positif berarti berusaha menemukan sisi positif dalam situasi apa pun, termasuk kegagalan. Mulailah dengan mengingat lagi saat Anda merasa gagal lalu pikirkan cara lain untuk menjelaskan situasi tersebut. âKegagalanâ adalah istilah yang subjektif. Kalimat âAku gagal mendapatkan pekerjaanâ bisa Anda ganti dengan âAku belum mendapatkan pekerjaanâ atau âAku berharap bisa mendapatkan pekerjaan yang cocok.â Jangan membenarkan kesalahan Anda, tetapi nyatakan tanpa menilai dan berusahalah mencapai yang terbaik.[10] Cara lain memikirkan ulang masalah yang sedang terjadi adalah dengan mencari tahu apa sebabnya usaha Anda gagal lalu gunakan informasi tersebut untuk berusaha lagi. Satu-satunya cara menemukan pendekatan yang tepat adalah dengan mengetahui pendekatan yang tidak tepat. Kegagalan bisa menjadi kesempatan belajar sampai Anda mampu melakukannya dengan benar. Pikirkan atlet, ilmuwan, dan orang-orang sukses lainnya yang berulang kali mencoba dan gagal sampai mereka berhasil mencapai tujuan karena kegigihannya. Michael Jordan pernah dikeluarkan dari tim bola basket semasa SMA, tetapi ia terus berlatih sampai akhirnya ia berhasil menjadi pemain basket ternama. Semangati diri sendiri dengan bersikap humoris saat Anda merasa kecewa âAku memang belum mendapatkan pekerjaan, tetapi aku benar-benar hebat dalam urusan menulis surat lamaran.â[11] Bersikap humoris ketika menghadapi masalah membuat Anda merasa lebih tenang dan mampu bersikap bijaksana. Humor merupakan aspek penting dalam bersikap gigih. Kemampuan menertawai diri sendiri bisa membantu Anda mengatasi kesulitan.[12] 2 Kenali pola pikir negatif. Kegagalan biasanya diikuti oleh sikap menyalahkan diri sendiri, bahkan terkadang muncul kemarahan kepada diri sendiri. Pelajari cara mengenali pola pikir negatif yang biasa terjadi agar bisa Anda atasi, misalnya semua atau tidak sama sekali âAku harus berhasil sejak awal atau aku akan menyerah saja.â, suka membesar-besarkan masalah âSemuanya sangat kacau. Aku tidak bisa kembali lagi.â, memberi label negatif kepada diri sendiri âAku memang pecundang dan pembohong.â.[13] Apabila muncul pola pikir tersebut, pertanyakan kebenarannya. Pikiran negatif muncul dari prasangka negatif yang suka mengkritik. Ajukan pertanyaan kepada diri sendiri, âApakah pikiran ini benar?â Temukan buktinya untuk menentang pandangan negatif tersebut.[14] Tulislah kalimat afirmasi yang bertentangan dengan pandangan negatif tentang diri sendiri. Jika Anda terus berpikir bahwa Anda gagal, tulislah âAku adalah orang yang hebatâ menggunakan kertas kecil lalu tempelkan di cermin. Ucapkan keras-keras kalimat tersebut kepada diri sendiri untuk mengubah pikiran negatif.[15] 3 Jangan terpuruk karena kegagalan. Apakah Anda terus-menerus memikirkan apa yang sudah terjadi berulang kali? Inilah yang disebut keterpurukan. Alih-alih membantu Anda berubah atau memperbaiki diri, hal ini hanya menumbuhkan perasaan negatif.[16] Buatlah jurnal untuk menenangkan pikiran obsesif. Menulis apa yang Anda pikirkan bisa membebaskan Anda dari keterpurukan dan mengenali rasa takut yang menjadi penyebabnya.[17] Agar tidak gagal lagi, bertanyalah kepada diri sendiri, âPelajaran apa yang aku dapatkan dari kegagalan ini?â Mungkin saat ini Anda sudah menyadari bahwa Anda harus berangkat 30 menit lebih awal ke tempat wawancara untuk memenuhi panggilan kerja agar tidak terlambat.[18] Lakukan meditasi kesadaran agar Anda selalu menyadari apa yang sedang terjadi saat ini. Meditasi kesadaran bisa membantu Anda mengatasi kekecewaan karena kejadian yang lalu dan berfokus pada kekinian. Setelah itu, ajukan pertanyaan kepada diri sendiri apa yang perlu aku ubah mulai âsaat iniâ? Iklan 1 Atasi penyebab kegagalan. Apa sebabnya Anda gagal mencapai tujuan? Apakah Anda sudah berusaha mencegahnya? Pikirkan lagi solusi yang pernah Anda lakukan dan apa akibatnya. Apakah ekspektasi awal Anda tidak realistis? Ajaklah pasangan atau anggota tim berdiskusi untuk menentukan apakah keinginan Anda cukup realistis. Apabila keinginan Anda mendapatkan promosi pekerjaan tidak terpenuhi, adakan pertemuan dengan atasan untuk membahas penyebabnya. Berikan waktu sampai Anda bisa mengatasi kekecewaan yang membawa masalah emosional. Pikirkan ide-ide untuk mengatasi kegagalan dan ajukan pertanyaan untuk perbaikan. Jika Anda gagal mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan, bacalah profil orang-orang yang sudah berhasil mendapatkan pekerjaan ini. Apakah mereka memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda? Lebih berpengalaman? Apakah mereka diterima bekerja dalam situasi yang berbeda? Jika Anda kecewa dalam menjalin hubungan asmara, bertanyalah kepada diri sendiri apakah Anda terlalu menekan atau banyak menuntut kekasih Anda. Apakah Anda tahu apa yang kekasih Anda rasakan selama menjalin hubungan? Apakah Anda mendukung pekerjaannya dan persahabatannya? 2 Tentukan tujuan yang realistis. Setelah Anda mengetahui apa yang membuat Anda kecewa, mulailah menentukan tujuan yang realistis untuk masa depan Anda. Apa yang ingin Anda wujudkan? Tindakan apa yang harus Anda lakukan agar semakin mudah meraih kesuksesan? Mintalah pendapat orang-orang terdekat untuk menentukan apakah tujuan Anda cukup realistis.[19] Contohnya, jika Anda baru mulai berlatih lari setengah maraton, terlalu ambisius jika Anda ingin memenangkan lomba lari maraton. Tentukan target waktu yang lebih singkat ketimbang pencapaian Anda saat berlatih terakhir kali. Jika latihan terakhir Anda mampu mencapai jarak 1,5 km dalam 10 menit, tentukan target 9,7 menit untuk latihan berikutnya dan berusahalah mencapainya. Jika Anda pernah menargetkan akan menerbitkan novel akhir tahun ini, tentukan target yang lebih mudah tercapai, misalnya mendapatkan umpan balik untuk draf novel, mendaftarkan diri untuk mengikuti seminar tentang mengedit novel, membayar jasa editor paruh waktu, atau mengikuti pelatihan menulis. 3 Lakukan teknik visualisasi âmental contrastingâ. Temukan keseimbangan antara bersikap optimis dan keinginan realistis dengan melakukan âmental contrastingâ. Pertama-tama, bayangkan keinginan Anda terwujud seperti yang Anda harapkan. Lakukan visualisasi keberhasilan ini selama beberapa menit. Setelah itu, alihkan pikiran Anda dengan membayangkan semua kendala yang mungkin terjadi.[20] Melakukan visualisasi adanya kendala dalam mencapai tujuan yang realistis akan membuat Anda semakin bersemangat dan lebih mampu mengatasi kendala tersebut. Akan tetapi, jika tujuan Anda tidak realistis, latihan ini membuat Anda melupakan keinginan tersebut dan lebih berfokus pada tujuan yang lebih mudah tercapai. Mengetahui kendala yang mungkin terjadi seharusnya tidak dilakukan dengan pola pikir negatif atau berpikiran buruk. Latihan âmental contrastingâ akan membantu Anda melepaskan tujuan yang mustahil dicapai dan tidak mempertahankan keinginan yang mustahil diwujudkan.[21] 4 Ubahlah cara yang Anda gunakan. Kumpulkan berbagai pendapat dan pilihlah yang terbaik. Gunakan teknik âmental contrastingâ untuk menguji berbagai solusi dengan membayangkannya. Bertanyalah kepada diri sendiri apakah Anda mempunyai sumber-sumber yang dibutuhkan untuk mewujudkan rencana Anda. Masalah apa lagi yang mungkin terjadi? Bagaimana Anda akan mengatasinya? Apa yang harus dipersiapkan sebelum Anda memulainya?[22] Jangan mengulangi kesalahan yang sama. Cara yang Anda gunakan haruslah berbeda dengan cara yang pernah membuat Anda gagal. Siapkan rencana B. Walaupun sudah dilakukan sebaik mungkin, kegagalan tetap bisa terjadi karena hal-hal yang tidak terduga. Pastikan Anda sudah menyiapkan rencana cadangan sebaik mungkin. 5Berusaha lagi. Setelah menentukan target baru, rencana baru yang matang, bersiaplah mencapai tujuan. Sediakan waktu untuk mengukur progresnya setelah Anda mulai melangkah. Anda bebas mengubah caranya. Entah Anda berhasil mencapai tujuan atau harus berusaha lagi, Anda akan memiliki kegigihan yang lebih tinggi. Iklan Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda?
Dalam kehidupan, membangun karir di perkantoran atau di bisnis tentu ada naik dan turunnya. Jika sedang berada di atas tentu kita tak perlu khawatir lagi justru hanya kebahagiaan yang menyelimuti. Tapi bila sudah di bawah allonym gagal, pastinya tak henti meratapi kesedihan, marah bahkan tak jarang orang menjadi stres. Jika kondisi tersebut terus dibiarkan dan tak segera diubah, tentunya tak baik untuk masa depan. Untuk itu, segera bangkitkan diri dari kegagalan. Namun sayangnya, hingga saat ini masih banyak orang yang belum menemukan caranya. Jangan khawatir, berikut ada beberapa langkah tepat yang perlu dilakukan agar Anda bisa bangkit dari kegagalan. Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya! Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik! 1. Berhenti Menyesali Diri 2. Kegagalan Jadikan Pelajaran Hidup three. Tumbuhkan Sikap Optimis Kedepan iv. Bersyukur dan Bahagia Setiap Waktu v. Gapai Tujuan yang Gagal Dicapai Berjuang dan Tetap Semangat Apabila Usaha Atau Ikhtiar Kita Gagal Sebaiknya Kita Bersikap 1. Berhenti Menyesali Diri Dalam kegagalan seringkali kita menyesali yang terjadi mulai dari diri sendiri, potensi yang dimiliki, dan lainnya. Menyesali beberapa hal tersebut tentu bisa membuat Anda makin terpuruk dan tidak ada perubahan sama sekali. Yakin bahwa potensi diri Anda dan apa yang dilakukan sudah maksimal meski masih menemui kegagalan. Dari sini Anda harus coba untuk menyayangi diri sendiri dengan menggali potensi dan kualitas yang seharusnya ada dan dimiliki. Tumbuhkan rasa percaya diri dari kemampuannya sehingga menjadi individu yang lebih baik ke depan. 2. Kegagalan Jadikan Pelajaran Hidup Kegagalan itu sebuah keniscayaan dalam hidup sehingga pasti terjadi. Rasa kecewa dari kegagalan itu wajar terjadi namun bukan berarti kita patah arang dari hal tersebut. Agar Anda bisa membangun diri dari kegagalan, Anda harus tetap semangat dan jangan pernah dari dalam diri terbesit rasa bersalah dan pupus harapan. Justru jadikan kegagalan sebagai pelajaran hidup, mulai dari memperbaiki diri agar bisa mengalami peningkatan, belajar memperbaiki kesalahan atau hal yang baru, terus mengasah kemampuan dan sebagainya. Baca Juga Kata-Kata Inspiratif dari 7 Orang Sukses yang Pernah Gagal three. Tumbuhkan Sikap Optimis Kedepan Dalam hidup selalu optimis adalah salah satu kunci kesuksesan, baik ketika kondisi baik â baik saja maupun saat menemui kegagalan. Kegagalan bukan berarti kita menjadi pesimis menatap masa depan, namun harus membuat kita selalu optimis terhadap akan hal itu. Jadikan kegagalan sebagai tantangan yang harus dihadapi dengan optimis dari diri sendiri. Jika Anda menanamkan sikap optimis, maka segala tantangan dan kegagalan di masa yang akan datang tidak akan menjadi masalah dan bahkan bisa menjadi menumbuhkan semangat hidup. Optimis juga menjadi cara agar Anda menjadi orang bermental baja serta yang lebih baik, sehingga bisa membangun diri menjadi lebih baik dari kegagalan yang pernah terjadi. iv. Bersyukur dan Bahagia Setiap Waktu Cobalah bersyukur dan tetap bahagia terhadap apa yang sudah dijalani meski dalam waktu gagal. Dengan memiliki sikap seperti ini, Anda akan terbiasa dengan apa yang dimiliki dan juga dilewati selama ini. Selain itu, syukur dan bahagia akan membuat gairah hidup tetap baik dan meningkat. Baca Juga 5 Sebab Bisnis Startup Bisa Gagal v. Gapai Tujuan yang Gagal Dicapai Anda harus siap untuk kembali menggapai tujuan dan cita-cita yang belum tercapai setelah tahu Anda mengalami kegagalan. Coba lakukan semuanya dengan baik dan tekun sehingga kegagalan akan segera dilupakan dan diganti dengan motivasi baru akan tujuan yang belum tercapai. Berjuang dan Tetap Semangat Menggapai kesuksesan memang tak semudah membalikan telapak tangan. Butuh perjuangan keras dan harus mengalami kegagalan berkali-kali. Namun, jadikan semua itu pelajaran untuk terus berjuang menggapai sukses. Tumbuhkan rasa semangat dalam diri, agar Anda tak mengenal rasa lelah hingga sukses berhasil digapai. Baca Juga Bangkitkan Semangat dengan Mudah Hanya dalam x Menit! Source
Apa yang kamu lakukan ketika sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai apa yang kamu inginkan? Mungkin, beberapa di antara kamu sering menunggu hasil dengan perasaan cemas tak karuan yang bikin diri sendiri gak nyaman. Oleh karena itu, ada tips sederhana namun sering terlupakan bagi kamu yang sudah berusaha dengan maksimal, yaitu dengan mengembangkan sikap pasrah setelah berusaha semaksimal mungkin. Ingat, pasrah yang dimaksud disini adalah suatu sikap atau perasaanmu yang sudah terbebaskan dari hasil apapun yang akan kamu terima, tentunya sesudah berusaha dan bukan bermalas-malasan ya. Jadi, yuk kita simak dulu 5 alasan kenapa sebaiknya kamu bersikap pasrah setelah melakukan usaha dengan segenap hati. 1. Tidak semua hal berada dalam kendali kita Sebagai manusia biasa, terlepas dari sebanyak apapun usaha yang sudah kita lakukan kita tetap tidak bisa mengendalikan semua hal dalam hidup. Memang, usaha seseorang biasanya menentukan seberapa baik hasil yang ia akan diterima. Tapi, tentu realita hidup tidak selalu seperti itu bukan? Percayakan segenap usaha yang sudah kamu lakukan kepada Tuhan, percayalah hasil apapun yang kamu terima adalah untuk kebaikanmu sendiri. Kalau berhasil ya bersyukurlah, kalaupun gagal mungkin ada pelajaran yang bisa kamu petik dari kegagalan tersebut yang pastinya untuk memperbaiki kesalahan agar lebih baik lagi kedepannya. Setuju bukan? 2. Menghindari rasa kecewa yang berlebihan Pidvalnyi Pentingnya mengembangkan sikap pasrah setelah berusaha dengan maksimal adalah untuk menghindari rasa sakit dan kecewa akibat hasil yang mungkin tidak kita inginkan. Kalau kamu sudah pasrah, maka ketika hasil yang didapat tidak sesuai pun kamu bisa lebih santai dan tenang menghadapinya meskipun dalam hati kecilmu masih ada rasa kecewa. Tapi, setidaknya lebih baik daripada bersungut-sungut bukan? 3. Belajar untuk menerima Tưá»ng QuĂąn Berkaitan dengan poin sebelumnya, selain menghindari kekecewaan yang berlebihan akibat kegagalan setelah berusaha, kamu bisa mulai belajar untuk menerima. Ya, dalam hidup tidak semua keinginan kita bisa terwujud meskipun sudah berusaha dengan maksimal. Jadi, dengan penerimaan diri kamu tidak akan menyalahkan diri sendiri maupun orang lain dan tentunya hati kamu akan terasa lebih damai tanpa terikat dengan kesedihan maupun kekecewaan yang berlebihan. Baca Juga Meski Dari Keluarga Miskin, Perjuangan 7 Idol Korea Ini Jadi Inspirasi four. Sebagai indikator bahwa kamu telah berusaha dengan segenap hati Furtado Nah, seringkali orang bertanya-tanya apakah usaha yang ia lakukan masih kurang sehingga tidak membuahkan hasil sesuai yang diharapkan. Padahal, seperti yang sudah dijelaskan pada poin di atas bahwa tidak semua hal berada dalam kendali kita. Jadi, kalau kamu sudah terbiasa bersikap pasrah ketika sudah berusaha dengan segenap hati maka kamu akan tahu bahwa kamu sudah berusaha dengan baik dan bisa lebih menghargai dirimu sendiri. Jadi, mulai sekarang latihlah dirimu berusaha maksimal sekaligus pasrah ya! 5. Kalaupun gagal, dengan sikap pasrah maka kamu tidak akan kapok untuk terus berusaha semaksimal mungkin mars Terakhir nih, banyak orang yang sangat takut dan trauma dengan kegagalan akibat berharap terlalu tinggi. Yang terpenting dari sikap pasrah ini adalah kamu benar-benar tidak terikat lagi dengan hasil yang diterima sehingga kalaupun gagal dan mencoba lagi kamu tidak akan terbebani dengan kegagalan sebelumnya. Sehingga, mudah-mudahan kamu bisa lebih optimis dan bahagia ketika sedang berusaha maupun menerima hasil. Itulah kelima alasan kenapa kamu sebaiknya pasrah ketika sudah berusaha dengan semaksimal mungkin. Semoga bermanfaat ya! Baca Juga Perjuangan Perempuan Ilmu Tentang Ikhlas & Pantang Menyerah dari Sri IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis. Source